Jenewa dikenal sebagai pusat keuangan yang penting dan dijuluki "ibu kota terkecil di dunia" dan mengesankan di tepi Danau Jenewa dengan air mancur setinggi 140 meter "Jet d'eau". Signifikansi global Jenewa dibuktikan dengan kenyataan bahwa kota ini menjadi markas bagi banyak organisasi internasional. Organisasi Kesehatan Dunia WHO, Organisasi Perdagangan Dunia WTO, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa PBB, hanya sebut beberapa, berkantor pusat di Jenewa.
Wilayah Jenewa adalah yang terkecil dari 13 wilayah wisata di Swiss. Wilayah ini sebagian besar dikelilingi oleh Prancis. Selain kota Jenewa dan bagian barat daya Danau Jenewa, terdapat juga beberapa desa kecil di sekitar Sungai Rhone dan beberapa kebun anggur di wilayah ini. Jenewa adalah tempat lahirnya seni pembuatan jam. Sebuah simbolnya adalah "l`horloge Fleuri" yang dirancang dari bunga di Taman Inggris, yang berarti "jam yang berbunga". Kota Jenewa memiliki banyak kemungkinan budaya. Banyak aktivitas diadakan di dan sekitar Danau Jenewa.
Apa saja tawaran budaya yang ada di Jenewa?
Geneva memiliki beberapa museum yang sangat menarik, termasuk museum jam dengan sekitar 4500 koleksi. "Musée International d'Horlogerie" (MIH) juga menawarkan beberapa eksperimen untuk pengunjung. Selain itu, pengunjung dapat mengamati para pembuat jam saat melakukan pekerjaan restorasi. Museum Patek Philippe juga menawarkan jam dengan koleksi dari 500 tahun terakhir.
Teater Geneva adalah rumah yang terkenal di seluruh dunia. Panggung terbesar di Swiss ini memiliki 1500 tempat duduk.
Kota tua Geneva tidak hanya menawarkan suasana nyaman, tetapi juga galeri, toko antik, dan tempat wisata seperti air mancur tua yang indah. Koleksi seni pribadi yang bersifat historis dapat dilihat di museum kecil seperti Museum Barbier-Mueller. Selain itu, ada Musée d'art et d'histoire sebagai museum seni terbesar di Geneva. Salah satu museum etnografi penting adalah Museum untuk Völkerkunde. Di sini, lebih dari 100.000 objek dipamerkan.